Cirebon Harus Menjadi Kota Tujuan Wisata, Bukan Sebagai Kota Persinggahan

Cirebon terletak di ujung timur provinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Brebes provinsi Jawa Tengah. Letaknya yang sangat strategis di jalur pantura ini membuat Cirebon dikenal sebagai kota persinggahan, dimana para pengguna jalan yang melakukan perjalanan jauh dari arah Jakarta menuju jawa tengah dan jawa timur maupun sebaliknya lebih sering singgah atau bermalam di kota udang ini.

Pandangan itu muncul karena di Cirebon ini sangat banyak sekali berdiri penginapan atau hotel-hotel, mulai dari  hotel kelas melati sampai dengan hotel mewah kelas bintang lima dengan berbagai macam penawaran terbaiknya semua ada di kota ini. Berdasarkan data dari berbagai sumber, ada 100 hotel lebih dan sedang/akan dibangun beberapa hotel lagi di kota ini. Dari sekian ratus hotel yang ada di Cirebon, hampir setiap akhir pekan ataupun liburan hotel-hotel yang ada di Cirebon ini banyak yang full booking, Luarrr biasa sekali ya? Berdasarkan bisnis.com, Pada tahun 2014, Pemkot telah memberikan ijin untuk pembangunan belasan hotel, dan menurutnya bisnis hotel di Cirebon ini belum mencapai pada titik jenuh, ijin pembangunan hotel masih diberikan. 

Pesatnya pembangunan bidang ekonomi/bisnis di Cirebon, terutama pembangunan hotel tak berbanding lurus dengan perkembangan pariwisata di kota ini. Bisa kita lihat, tempat wisata di Cirebon ini masih bisa dihitung dengan jari, dan tempat wisata yang jadi andalan kota ini adalah Keraton-keraton yang ada di Cirebon dan beberapa tempat ziarah, belum ada tempat wisata alam dan wisata lainnya yang nyaman untuk dikunjungi. Jangankan tempat wisata, Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Cirebon ini masih sangat minim.

Pada tanggal 25 Oktober 2014 lalu di sosial media khususnya di twitter, banyak komunitas-komunitas di Cirebon maupun para pemuda-pemudi cirebon rata-rata sangat mengharapkan adanya taman kota dan ruang kreasi untuk menyalurkan para bakat-bakat anak muda Cirebon ini. Mereka sudah sangat bosan dengan adanya pembangunan mall dan hotel yang tak kunjung usai di kota ini, tak heran jika hujan besar sebentar saja beberapa wilayah langsung terkena banjir.

Adanya pelabuhan, stasiun, terminal, bahkan akan dibangunnya bandara internasional di Majalengka yang lokasinya tak jauh dari Cirebon membuat Cirebon semakin dicintai para investor, terlebih lagi Cirebon kaya akan potensinya, baik potensi wisata, budaya maupun di bidang lainnya. Kami sangat berharap setelah banyaknya pembangunan hotel, perumahan dan pusat perbelanjaan di kota ini, pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten Cirebon akan lebih gencar untuk membangun RTH dan tempat-tempat wisata di Cirebon ini.

About Jurnal Teknologi

Kami adalah anggota Komunitas Blogger Cirebon, menulis, meliput, mengedukasi, dan membangun Cirebon melalui internet dan teknologi adalah misi kami untuk mewujudkan Cirebon Smart City. Bergabunglah bersama kami, follow @Rebon_Org atau Wa 085224731010.

2 komentar:

  1. Connecting Toll Road Cikampek - Palimanan di tahun 2015 adalah sebuah tantangan dan sekaligus peluang..

    ReplyDelete
  2. Artikel yang bagus. Terima kasih atas info yang diberikan. Mudah dipahami dengan pemilihan kata yang ringan.
    Saya memiliki link yang mungkin berguna untuk menambah referensi tentang Pariwisata Indonesia.
    Silahkan dikunjungi. Web Pariwisata Gunadarma

    ReplyDelete