Potensi Bahaya Abrasi Laut Sedang Terjadi di Wilayah Cirebon Utara

Wilayah Empang di Cirebon Utara | Foto : Santosa
Citizen Journalism - Rebon.Org, Potensi bahaya tentang kondisi pesisir laut yang berada di wilayah Cirebon Utara semakin mngkhawatirkan. Mulai dari desa Muara, desa Mertasinga, desa Grogol, desa Kalisapu, desa Jatimerta, desa Jadimulya, desa Klayan, dan desa Pasindangan.

Ombak yang terus menghantam wilayah daratan tercatat sudah 50 meter yang sudah dimakan air laut. Berbagai upaya pun mulai terus dilakukan, mulai dengan menanam mangrove, hingga penanaman kembali bakau, namun masih belum membuahkan hasil.

Dari penelusuran Blogger Cirebon saat berada di lokasi, memang pohon-pohon mangrove yang berada di desa Kalisapu mulai tergerus kembali. Akibat penebangan liar, dan memicu kembali abrasi di bibir pantai. Hingga saat ini penanaman kembali mangrove terus dilakukan.

Pada bulan Mei hingga September akan datang angin timur yang akan memicu ombak besar tahunan datang, dan biasanya ombak pada musim kemarau itulah yang menjadi penyebab utama rusaknya tambak-tambak empang di wilayah Cirebon Utara.

Dua desa yang berada di Bondet dan Jadimulya tengah melakukan penanaman kembali bibit mangrove, namun masih belum tentu untuk semaksimal mungkin untuk menahan abrasi laut yang terus mengikis daratan di wilayah kecamatan Gunung Jati, kabupaten Cirebon itu.

Masih butuh bantuan dan uluran tangan dari masyarakat, dan pemerintah untuk terus membantu penyelamatan lingkungan, terutama di daerah pesisir laut utara Jawa itu.

About Santosa SPd

Kami adalah anggota Komunitas Blogger Cirebon, menulis, meliput, mengedukasi, dan membangun Cirebon melalui internet dan teknologi adalah misi kami untuk mewujudkan Cirebon Smart City. Bergabunglah bersama kami, follow @Rebon_Org atau Wa 085224731010.

0 komentar:

Post a Comment